Saya Prajurit Setia
Bagi kita, Buku Putih, siapa pun penulisnya,
hanya kebenarannya yang pada akhirnya akan bicara. Walau manusia pintar
memutih-mutihkan dirinya, manusia bisa dikelabui, tetapi tidak setitik
pun bagi Tuhan YME. Tuhan mengetahui betul isi buku putih itu
benar-benar putih, atau hitam yang coba diputih-putihkan.
[Kata Pengantar dari Penerbit “TOTALITAS”]
Inilah
sosok Prabowo: Seorang pebisnis Indonesia yang sedang kelelahan pada
usianya yang mendekati 50 [tulisan ini dirilis tahun 2000], jauh dari
Senin, 14 Mei 2012
Jumat, 11 Mei 2012
Gubernur Jendral VOC di tahun 1700 an
Willem Van Outhoorn, Gubernur Jendral VOC Batavia tahun 1700 M, Memerintah kompeni VOC dengan penuh kekerasan, memecah belah perlawanan bangsa Indonesia, mengadu domba para raja raja Nusantara, mengeruk harta bangsa Indonesia dengan penuh kerakusan, tamak dan koruptif , dijaman Gubernur Jendral inilah kota Depok dibangun oleh Cornelis Chastelein, yang membentuk barisan tentara pribumi, dididik secara keras dan disiplin sebagai tentara tentara intelejen yang dikembalikan kedaerah masing masing sebagai mata mata Kompeni VOC, mereka adalah tentara VOC pribumi yang menguasai tehnik teknik pertempuran gerilya namun juga tehnik inviltrasi ekonomi khususnya pertanian dan kehutanan. makanya sekarang tehnik tehnik korupsi dan adu domba banyak dipakai oleh para pemimpin koruptip kita, barangkali memang sudah garis keturunan mereka yang pernah dididik oleh VOC belanda di jaman kompeni belanda dahulu.
Bambang Agus Wahyudi, Jatijajar Tapos Depok Jawa Barat
Bambang Agus Wahyudi, salah satu pengurus pelopor petani di Tapos Depok, berkarya terus menerus, dari kol, singkong buto hingga pohon penghijauan Jabon, sebagai pemuda tani, terus bergerak di kalangan akar rumput petani.
Jumat, 04 Mei 2012
Bebek pun butuh pemimpin.
Apakah kita membebek. ataukah kita bangsa bebek, selalu mengikuti yang didepan, ataukah kita selalu membebek pada cara cara bangsa asing, bebek akhirnya selalu berakhir di penggorengan, jangan lupa bebek goreng adalah hidangan lezat.
Rabu, 25 April 2012
Selasa, 24 April 2012
Prabowo Subianto
Sosok mantan Presiden Megawati Soekarnoputri akan memenangkan pemilihan presiden (Pilpres) bila pemilu digelar saat ini. Hasil survei yang digelar Lembaga Survei Indonesia (LSI), hari ini, di Jakarta, Kamis (23/2/2012), menunjukkan Megawati memperoleh elektabilitas tertinggi dari calon lainnya.
"Survei LSI, jika pilpres diselenggarakan saat ini, 15,2 persen masyarakat memilih Megawati,” kata Peneliti Utama LSI, Saiful Mujani kepada wartawan di Jakarta.
Selanjutnya, diurutan dua nama Prabowo Subianto juga masih menjadi perhatian publik dengan perolehan (10,6 persen), disusul Jusuf Kalla (7 persen), Aburizal Bakrie (5,6 persen), Sri Sultan Hamengkubowono (4,9 persen), Wiranto (3,9 persen), Boediono (3 persen), Surya Paloh (2,6 persen) dan Hatta Radjasa (2,2 persen).
Sedangkan, masyarakat yang memilih calon lain total sebesar 11,5 persen dan 18,2 persen belum menentukan pilihan.
Jika daftar nama capres disusut menjadi 18 nama, Mega tetap mendapat suara tertinggi, yakni (17,6 persen) disusul Prabowo (12,8 persen) dan Jusuf Kalla (9,7 persen).
Begitu juga jika pilpres dilakukan sekarang dengan menyusut 10 calon, nama Megawati masih tertinggi dengan (22,2 persen), disusul oleh Prabowo (16,8 persen) dan Aburizal Bakrie (10,9 persen).
Namun, menurut Mujani, jika pilpres dilakukan sekarang (Februari), dengan tiga nama yaitu Mega, Prabowo, dan Ical, maka Mega dan Prabowo berpeluang maju ke putaran kedua.
"Mega dan Prabowo berpeluang maju ke putaran kedua. Namun jika yang bertarung adalah Mega dan Prabowo, maka kemungkinan besar Prabowo akan mengalahkan Mega," tuturnya.
Survei LSI ini dilakukan pada 1-12 Februari 2011 dengan jumlah sample 2050 responden. Margin of error sekira 2,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen.
Adapun, tokoh yang diajukan ke responden sebanyak 24 nama. Selain nama yang mendapat dukungan mayoritas responden di atas, terdapat Anas Urbaningrum, Andi Mallarangeng, Dahlan Iskan, Djoko Suyanto, Endriartono Sutarto, Hidayat Nur Wahid, Khofifah Indar Parawangsa, Mahfud MD, Marzuki Ali, Muhaimin Iskandar, Pramono Anung, Pramono Edi Wibowo, Puan Maharani, Sri Mulyani, dan Suryadharma Ali.
Minggu, 22 April 2012
Gerindra kota Depok
Masa masa indah dan menyenangkan, bersama sama dilapangan, saat sudah berkuasa , kapan ya mereka menyapa kita kembali ?
Langganan:
Entri (Atom)






